Chatbox


ShoutMix chat widget

Wednesday, December 23, 2009

Kisah Lyra (cerita fiktif)

Ada seorang cewek yg bernama Lyra. Dia banyak dikejar cowok2 di kampusnya, tapi nga satupun diantara mereka yg mnarik perhatiaanya. justru dia tertarik pada seseorang di kampus sebelahnya. Cowok itu bernama Bobby. Bobby adalah seorang pria simple yang cool. Di balik itu semuanya, dia memiliki banyak teman cewek. Ini lah yang selalu membuat Lyra menjadi cemburu. Lyra sudah berulang kali menunujukkan perasaannya kepada Bob secara tidak langsung, nta melalui SMS good nite dan segala tingkah lakunya yang berusaha untuk dekat dengan Bob. Namun, Bob tidak begitu meresponnya. Semua SMS dari Lyra cuma dibalas dengan singkat dan to the point. Setelah beberapa bulan, Lyra pun mulai menyerah dengan Bob. Karena kesalnya itu, Lyra mencoba merespon salah seorang dari cowok-cowok di kampusnya yang mengejarnya. Salah seorangnya yang bernama Jack mendapatkan respon dari Lyra, sehingga mereka pun sering sms2. Lyra mendapati kalo Jack memang enak diajak ngobrol, tapi nta kenapa, hati Lyra tidak ada pada Jack. Mala dia kepikiran terus dengan Bobby. Lyra tahu kalau dia masih suka dengan Bobby, tapi karena dirinya tidak mendapatkan respon apa2, dia mencoba untuk memberikan Jack kesempatan. Setelah beberapa saat, Jack mulai yakin kalau Lyra juga menyukainya karena mereka sering ngobrol dan sepertinya nyambung.
Di malam itu, Jack mengajak Lyra pergi makan malam di sebuah cafe yang elit. Lyra sendiri sudah menyadari kalau Jack memang menyukainya dan mungkin ingin menembaknya malam itu. Setelah dipikir-pikir, Lyra masih saja menyukai Bobby, dan dia hanya menganggap Jack sebagai teman curhat dan ngobrol. Lyra mendapati kalau dia tidak benar-benar memiliki feel yang lebih dari teman dengan Jack. Namun karena Jack sudah sangat berusaha mengajaknya untuk makan malam, dan karena tidak enak untuk menolak kesungguhan Jack, Lyra pun pergi ke cafe yang disebutkannya.
Ketika tiba disana, Lyra sangat terkejut dengan keromantisan Jack. Jack menyiapkan segala sesuatu dengan sangat baik, yang nyaris bukan seperti Jack yang biasanya. Malam itu, Jack mengatakan kepada Lyra kalau dia menyukainya. Lyra sudah menduga itu, dan Jack memang laki2 yang baik. Tetapi dia masih ingin menunggu Bobby, sehingga dengan berat hati dia pun menolak Jack dan mengatakan kalau sebenarnya dia sudah menyukai orang lain dari kampus sebelahnya.
Hati Jack serasa ditusuk-tusuk. Dia tak pernah menyangka kalau Lyra sebenarnya menyukai orang lain. Dia sudah merasa yakin kalau Lyra menyukai dia juga karena selama ini sepertinya Lyra memberinya harapan yang besar kalau dia juga menyukai Jack. Jack pun terdiam setelah Lyra berkata begitu.
Mereka berdua terdiam dan makan malam itu pun berlangsung tanpa ada suara apa2. Mereka berdua tidak berani menatap satu sama lain. Segala sesuatu yang direncanakan Jack pun sia2 dan rencana Jack untuk memberikan kalung platinum yang telah dibelinya dengan harga yang tinggi pun menjadi sia2.
akhirnya makan malam pun siep, dan masing-masing pulang tanpa berbicara sepatah kata pun.
Setibanya di rumah, Lyra merasa ada yang salah dengan dirinya. Dia tidak bisa tidur dan terus memikirkan Jack.
hari-harinya berlalu dengan memikirkan Jack, dan dia menjadi tidak memiliki nafsu makan. Sejak kejadian itu, dia dan Jack tidak bicara lagi, karena tidak ada yang berani memulai.
Seminggu kemudian, Lyra menyadari kalau padahal selama sebulan itu dia tidak pernah memikirkan Bobby lagi semenjak dia dekat dengan Jack. Dia pun menjadi heran kenapa dia yakin kalau dia menyukai Bobby begitu Jack akan menembaknya. Akhirnya dia menyadari kalau ternyata dia sudah suka kepada Jack tetapi tidak mau mengakuinya, dan menjadikan Bobby sebagai alasan yang membuatnya tidak bisa menerima perasaan Jack kepadanya.
Dia sadar kalau dia sebenarnya suka pada Jack, dan saat itu, dia ingin sekali menemui Jack, memberitahunya. Saking tidak sabarnya, dia pun segera menelepon Jack. Jack tidak mengangkat teleponnya. Akhirnya dia memutuskan akan memberitahu Jack di kampusnya besok.
Keesokannya, dia pergi ke kelas Jack, membicarakan hal itu kepada Jack. Jack ternyata sudah dijodohkan ibunya dengan anak dari rekan bisnis ibunya. Jack memberitahu Lyra bahwa hari makan malam itu sebenarnya hari terakhir sebelum dia dijodohkan, karena kalau dia belum mendapatkan pacar keesokannya, maka ibunya akan menjodohkannya dengan anak temannya itu. Meskipun tidak bisa menerima, namun selama seminggu itu, anak teman ibunya itu begitu baik, mendengarkan semua masalahnya, curhatnya, kesedihannya, dan dia pun memberikan perhatian yang begitu besar sampai2 Jack pun mulai menyukainya. Seminggu itu berlalu dengan sangat cepat dan banyak sekali perubahan yang terjadi.
Semuanya sudah terlambat bagi Lyra. Lyra menyadari kalau dia sudah melukai hati Jack malam itu, dan segalanya terjadi begitu cepat hanya dalam waktu seminggu.

0 comments:

Post a Comment

eLibrary - Open eBooks Directory Free for addition of one's own e-books. eBooks rating. Free eBooks.
Electronical Books in PDF.